Wednesday, August 11, 2010

SEKILAS TENTANG KISTA, MIOMA DAN ENDOMETRIOSIS

Nyeri hebat setiap kali haid? Hati-hati, bisa jadi itu gejala endometriosis. Tapi bisa jadi gejala kista atau mioma uteri juga. Apa, sih, bedanya?

Endometriosis adalah suatu keadaan dimana endometrium berada di luar tempat yang seharusnya, yaitu di dalam rongga rahim. "Endometrium sendiri merupakan lapisan yang melapisi rongga rahim dan dikeluarkan secara siklik saat mens sebagai darah haid," kata dr. Sugi Suhandi Iskandar, Sp.OG dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta.

Sementara kista indung telur adalah suatu massa berisi cairan, bisa kental seperti gel (mukus), bisa juga cair (serous). "Kista ini diproduksi oleh kelenjar-kelenjar yang ada di ovarium, yang tak bisa dikeluarkan. Akhirnya tertampung, dan makin lama makin besar," tambah Sugi.
Lain lagi dengan mioma uteri. "Mioma uteri adalah tumor jinak dari miometrium (otot rahim). Berdasarkan letaknya, mioma uteri bisa dibagi menjadi 3, yakni mioma intramural (di dalam otot rahim), subserosa (dibawah lapisan serous, menonjol ke arah rongga perut),
serta juga submukosa (menonjol ke arah rongga rahim)."

RANGSANGAN ESTROGEN
Penyebab ketiga gangguan di atas sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti dan masih terus diteliti. "Sekarang, semua penyakit memang diarahkan ke faktor genetik sebagai penyebab. Kanker payudara misalnya, sudah diketahui gen-nya. Kalau si ibu kena kanker payudara, anaknya harus siap-siap. Tapi mioma, kista, dan endometriosis ini belum,"
terang Sugi.

Sebagian ahli berpendapat, mioma uteri terjadi karena adanya perangsangan hormon estrogen terhadap sel-sel yang ada di otot rahim. "Jadi, mioma uteri ini akibat pengaruh estrogen. Makanya, sangat jarang ditemukan pada anak-anak usia pubertas, bahkan nyaris tidak pernah. Anak usia ini, kan, belum ada rangsangan estrogennya. Sementara pada wanita menopause, mioma biasanya mengecil, karena estrogen sudah berkurang."

Penyebab kista dan endometriosis pun belum diketahui persis, "Belum ketahuan, misalnya apakah kista disebabkan oleh kelenjar yang tersumbat sehingga membesar," kata Sugi.
Sementara salah satu penyebab endometriosis diduga adalah adanya muntahan sel-sel endometriosis keluar rongga rahim saat haid. "Nah, sel-sel edometriosis ini kemudian menempel di luar rongga rahim. Ada juga yang menyebut endometriosis mengikuti aliran darah atau ikut aliran kelenjar limfa, sehingga bisa saja terjadi endometriosis di paru, mata, dan sebagainya. Ada lagi yang mengatakan endometriosis disebabkan oleh pencemaran lingkungan dan pola hidup tak sehat. Jadi, masih belum pasti sebabnya."

Diagnosis pasti endometriosis biasanya diperoleh lewat pemeriksaan laparoskopi. "Endometriosis bisa sedang bisa berat, tergantung jumlah, lokasi, dan gejalanya. Kalau berat, bisa muncul nyeri perut, bahkan sampai menyebabkan infertilitas (kemandulan)."

OBATNYA: HAMIL
Ketiga gangguan ini tentu bisa berdampak buruk, tergantung lokasi, ukuran, dan gejala yang ditimbulkan. Misalnya mioma. "Kalau tidak menimbulkan gejala, meski ukurannya besar, ya, enggak ada dampaknya. Endometriosis, meski sedikit, tapi kalau menyebabkan nyeri hebat setiap kali mens, tentu bisa mengganggu. Kista berukuran di atas 4 cm, misalnya, cenderung terpuntir. Jika terpuntir, ia akan kekurangan oksigen dan makanan, sehingga timbul nyeri yang sangat. Ini harus dioperasi," jelas Sugi.

Untuk mengatasinya, upaya yang dilakukan sekarang lebih ke pencegahan. "Hidup sehat, pola makan dan pola hidup yang baik, lakukan check-up medis minimal setahun sekali untuk ibu-ibu atau wanita yang sudah pernah berhubungan seks. Dengan pemeriksaan teratur, gejala awal bisa terdeteksi lebih dini," ujar Sugi.

Pada waktu melakukan pap smear, sebaiknya sekalian dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk melihat rahim dan indung telur. "Kalau tidak ada fasilitas USG, bisa dilakukan pemeriksaan dalam. Dilihat rahimnya bagaimana, besarnya normal apa enggak, bentuknya konsisten apa enggak, indung telur kanan dan kiri bagaimana, dan sebagainya. Kalau teraba ada massa, harus hati-hati."

Pengobatan endometriosis sendiri bisa dengan obat minum, suntik, atau operasi. "Kalau endometriosis ringan, begitu hamil, biasanya endometriosisnya malah sembuh, karena endometriosis, kan, dikeluarkan selama haid. Selama tidak haid, ia biasanya mati/tidur," ujar Sugi seraya meneruskan, "Jadi, sebetulnya obatnya adalah hamil."

Oleh karena itu, pengobatan endometriosis biasanya dengan pengobatan pseudo-pregnancy atau pseudo menopause. "Dibuat seperti menopause atau hamil, sehingga endometriosisnya tidak tumbuh."

WASPADAI KANKER OVARIUM!
Hati-hati, selain kista, ada pula gangguan yang mirip kista, yakni kanker ovarium. "Waspada bila terdapat massa di dalam perut berbentuk seperti kista, dan dari pemeriksaan USG terlihat berpupil-pupil, pola pembuluh darahnya tersebar tidak beraturan. Biasanya diperiksa dengan tumor marker. Kalau hasilnya tinggi, berarti bukan kista biasa. Kemungkinan besar kista endometriosis atau keganasan (kanker)," kata Sugi.

Kanker ovarium merupakan silent kiler. "Diam-diam tanpa gejala, tapi mematikan. Berbeda dengan kanker leher rahim yang memiliki gejala seperti perdarahan, kanker ovarium tidak. Tidak ada gejala apa-apa, tahu-tahu sudah menyebar kesana kemari. Sulit diobati. Oleh sebab itu, pencegahan dininya adalah melakukan pemeriksaan teratur."

KAPAN DIANGKAT?
Salah satu terapi mioma dan kista adalah dengan pengangkatan (operasi).
Kapan mioma harus diangkat?
1. Bila ukurannya lebih besar dari ukuran kehamilan usia 12 minggu.
2. Bila mengganggu keadaan umum, misalnya perdarahannya banyak sampai perlu transfusi.
3. Bila pembesarannya cepat. Misalnya 3 bulan lalu masih 2 cm,
sekarang sudah 6 Cm.

Kapan kista harus diangkat?
* Bila besarnya lebih dari 4 cm, karena di atas 4 cm, risiko untuk terpuntir besar. Besar kista di atas 4 cm bukan kista folikel. Kista folikel adalah kista yang pecah setiap menjelang masa subur. "Kalau besarnya di atas 4 cm, biasanya kista fungsional. Pada saat haid, biasanya tidak ada folikel. Begitu saat haid ada massa, berarti kista fungsional.Untuk meyakinkannya, dilakukan USG saat haid," terang Sugi.

NYERI HEBAT SAAT HAID
Bagaimana, sih, mengenali gejala endometriosis, kista, atau mioma? Berikut beberapa gejala yang hampir sama dan harus diwaspadai:
1. Nyeri haid hebat dan terus menerus.
2. Pembesaran di perut. Kadang-kadang, kalau masih kecil, belum teraba. Tapi, semakin besar, akan makin teraba seperti ada benjolan.
3. Muncul gejala-gejala penekanan akibat pembesaran kista/mioma. Misalnya, ke depan menekan kandung kencing, ke belakang ke rektum. Akibatnya, muncul gangguan buang air besar dan buang air kecil.
4. Pada mioma uteri, jika ukurannya besar, bisa menekan organ-organ sekitarnya.
5. Jika kista bertangkai, bisa muncul nyeri perut tiba-tiba, bahkan muntah-muntah akibat tangkai kista yang terpuntir.
6. Bisa juga membuat luas permukaan endometrium menjadi lebih tebal, sehingga haid jadi lebih banyak. "Ini karena kontraksi rahim berkurang atau terganggu, sehingga perdarahan saat mens lebih banyak," terang Sugi.


sumber: Tabloid Nova

PERAWATAN
Penemuan terbaru dan terdepan dalam imunologi yang dikembangkan oleh 4life research amerika yang dapat membantu adalah


transfer factor belle vie















Kegunaan :
• Menyehatkan Sistem reproduksi hormon wanita. 
• Menyehatkan Sistem reproduksi hormon wanita. 
• Menyehatkan sistem imun reproduksi wanita & membantu kesuburan Diproduksi khusus untuk kesehatan wanita Ia adalah molekul halus yang berisi sistem informasi di sel imun yang diperlukan untuk kesehatan tubuh yang seimbang.




tfplus_us1

4Life® Transfer FactorTM Plus Tri-Factor Formula [ TF+] – Isi 90 kapsul

Berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri & sebagainya. Informasi yang terkandung didalam TF+ merangsang tentara – tentara sistem imun untuk menyerang segala musuh-musuhnya, sel – sel rusak & juga sel-sel kanker serta membantu penyembuhan penyakit Underactive Immune Cells [ Lemah daya Imun ], TF+ mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 437%
Produk ini di buat oleh 4Life untuk meningkatkan system imun pada tingkat yang tertinggi, 4Life Transfer Factor Plus Tri Factor Formula, yang menggabungkan kepintaran dari Transfer Factor E-XF, kecerdasan ekstraksi dari Nano Factor, serta penambahan campuran Cordyvant untuk meningkatkan sistem imun pada tingkat yang tertinggi.
Produk ini di buat oleh 4Life untuk meningkatkan system imun pada tingkat yang tertinggi, 4Life Transfer Factor Plus Tri Factor Formula, yang menggabungkan kepintaran dari Transfer Factor E-XF, kecerdasan ekstraksi dari Nano Factor, serta penambahan campuran Cordyvant untuk meningkatkan sistem imun pada tingkat yang tertinggi.


Kandungan bahan 4Life® Transfer FactorTM Plus Tri-Factor Formula :
  • Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrumartikel Koran Kompas Senin, 11 Agustus 2003 and egg yolkulasan www.gizi.net tentang kuning telur bukan sekedar warna )
  • NanoFactor extract (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.) – Artikel Koran Kompas tentang Teknologi Nano
  • Cordyvant Proprietary Polysaccharide Complex (IP-6, Soya bean Extract, Cordyceps sinensis, Beta-Glucan (from baker’s yeast)
  • Beta-Glucan (from Oat)
  • Agaricus blazeii Extract
  • Mannans (from Aloe Vera)
  • Olive Leaf Extract
  • Maitake Mushroom
  • Shiitake mushroom)
  • Zinc
—————————————————————————————-

tfadvanced-trifactor4Life® Transfer FactorTM Tri-Factor Advance – Isi 60 kapsul

Kegunaan :Untuk penyembuhan penyakit Overactive Immune Cells [ Auto Immune Disease ], TF Advance mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 238 %.
Suplemen kesehatan 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance – Untuk Penyembuhan Penyakit Autoimun, Sinus, Diabetes, Autisme, Asam Urat, Maag, Asma, Suplemen yang membuat tubuh kita Fit & Bugar.
Dengan Tri Factor Formula, kecerdasan yang semakin bijak, 4Life Transfer Factor Tri Formula bersama-sama kecerdasan dari 4Life Transfer Factor dan kepintaran dari ektraksi dari nano factor untuk mengatur, meningkatkan dan menyeimbangkan imun sistem, sesuai dangan tubuh kita.

Kandungan bahan 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance :
  • Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrum and egg yolk)
  • NanoFactor (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.)


info lebih lanjut dapat di lihat di www.jogja4life.blogspot.com ATAU call 0819-0422-0304 (Herlin Purbonegoro)

Wednesday, March 3, 2010

WANITA DAN KISTA

Ketika usia masih terbilang muda biasanya kita pun santai-santai menanggapi isu-isu tentang penyakit dan apapun yang menyangkut kesehatan. Tapi tahukah kamu, kista ovarium merupakan penyakit yang tidak mengenal usia dan sangat sering dijumpai di organ reproduksi perempuan.

Aduh sakit, tanda si bulan mulai datang..
Aduh sakit, tanda si bulan mulai datang..
Seringkali kita mendapati teman yang tiba-tiba pingsan akibat rasa sakit yang luar biasa ketika menstruasi. Penyebab rasa sakit itu pada umumnya terjadi akibat si kista. Kista termasuk dalam golongan tumor jinak, berbentuk seperti balon yang berisi air yang dapat tumbuh dimana saja. Bagi kaum hawa biasanya tumbuh di ovarium. Jenisnya sangat bermacam-macam, ada yang bisa mengecil dan menghilang dengan sendirinya dalam 2 atau 3 siklus haid, ada juga yang makin lama makin membesar dan berisi jaringan abnormal (seperti rambut, kuku bahkan gigi) atau darah haid.
Kista ini tidak berbahaya selama kondisinya masih jinak. Tapi sebaiknya jangan anggap remeh dengan meng-copy begitu saja budaya “ke dokter-nya nanti saja kalau sudah sakit”. Memang sih, harus diakui kebanyakan staf medis di Indonesia terlihat jelas memegang teguh semboyan “ada uang, ada pertolongan”. Tapi lebih baik kita mendahulukan kesehatan dan bukan tak mungkin jika kista dibiarkan terlalu lama, bisa pecah dan menimbulkan gangguan organ lainnya di perut. Hal ini bila terjadi bisa berakibat fatal dan sangat membahayakan penderitanya.

Gejala

Beberapa ciri-ciri dari kista:
  • Gejala yang paling klasik adalah nyeri di perut bagian bawah yang sangat mengganggu ketika menjelang atau dalam masa menstruasi. Beberapa bahkan bisa sampai tidak sadarkan diri karena tidak tahan dengan rasa nyerinya.
  • Haid yang sangat banyak atau justru terlalu sedikit.
  • Gangguan buang air kecil. Disebabkan karena jaringan kista yang membesar menekan kandung kemih, sehingga menyebabkan kantong kemih tidak bisa menampung banyak air seni.
  • Rasa sakit seperti digigit semut di kiri dan kanan bagian bawah perut secara bergantian.
  • Sakit pada pinggang bagian belakang
  • Sakit ketika berhubungan sex.
Jika kamu merasakan beberapa gejala diatas, segera periksakan diri ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan lewat USG perut atau CT Scan.

Pengobatan

  1. Pembedahan.
    Jangan takut dulu mendengar kata “bedah”. Kini ada teknik yang dikenal dengan laparoskopi, yaitu hanya dengan membuat tiga lubang di dinding perut, yang pertama sebesar 2 cm di dinding perut dan dua buah lainnya dengan diameter yang tidak sampai 1cm. Walaupun biayanya cukup menguras kocek (sekitar Rp 18,000,000 sampai Rp 25,000,000), cara ini sangat efektif dan sangat meminimalkan infeksi, pembengkakan, pendarahan dan waktu penyembuhan.
  2. Terai hormon dengan cara disuntik.
    Cara ini tidak akan menghilangkan si kista, hanya akan menghambatnya saja dan harganya cukup mahal (sekitar Rp 1,500,000 sampai Rp 2,000,000 sekali suntik) dan perlu setidaknya 3 kali suntikan. Biasanya cara ini dilakukan pasca operasi sebagai terapi agar kista tidak cepat kambuh.
PERAWATAN
Penemuan terbaru dan terdepan dalam imunologi yang dikembangkan oleh 4life research amerika yang dapat membantu adalah


transfer factor belle vie















Kegunaan :
• Menyehatkan Sistem reproduksi hormon wanita. 
• Menyehatkan Sistem reproduksi hormon wanita. 
• Menyehatkan sistem imun reproduksi wanita & membantu kesuburan Diproduksi khusus untuk kesehatan wanita Ia adalah molekul halus yang berisi sistem informasi di sel imun yang diperlukan untuk kesehatan tubuh yang seimbang.




tfplus_us1

4Life® Transfer FactorTM Plus Tri-Factor Formula [ TF+] – Isi 90 kapsul

Berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri & sebagainya. Informasi yang terkandung didalam TF+ merangsang tentara – tentara sistem imun untuk menyerang segala musuh-musuhnya, sel – sel rusak & juga sel-sel kanker serta membantu penyembuhan penyakit Underactive Immune Cells [ Lemah daya Imun ], TF+ mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 437%
Produk ini di buat oleh 4Life untuk meningkatkan system imun pada tingkat yang tertinggi, 4Life Transfer Factor Plus Tri Factor Formula, yang menggabungkan kepintaran dari Transfer Factor E-XF, kecerdasan ekstraksi dari Nano Factor, serta penambahan campuran Cordyvant untuk meningkatkan sistem imun pada tingkat yang tertinggi.
Produk ini di buat oleh 4Life untuk meningkatkan system imun pada tingkat yang tertinggi, 4Life Transfer Factor Plus Tri Factor Formula, yang menggabungkan kepintaran dari Transfer Factor E-XF, kecerdasan ekstraksi dari Nano Factor, serta penambahan campuran Cordyvant untuk meningkatkan sistem imun pada tingkat yang tertinggi.


Kandungan bahan 4Life® Transfer FactorTM Plus Tri-Factor Formula :
  • Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrumartikel Koran Kompas Senin, 11 Agustus 2003 and egg yolkulasan www.gizi.net tentang kuning telur bukan sekedar warna )
  • NanoFactor extract (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.) – Artikel Koran Kompas tentang Teknologi Nano
  • Cordyvant Proprietary Polysaccharide Complex (IP-6, Soya bean Extract, Cordyceps sinensis, Beta-Glucan (from baker’s yeast)
  • Beta-Glucan (from Oat)
  • Agaricus blazeii Extract
  • Mannans (from Aloe Vera)
  • Olive Leaf Extract
  • Maitake Mushroom
  • Shiitake mushroom)
  • Zinc
—————————————————————————————-

tfadvanced-trifactor4Life® Transfer FactorTM Tri-Factor Advance – Isi 60 kapsul

Kegunaan :Untuk penyembuhan penyakit Overactive Immune Cells [ Auto Immune Disease ], TF Advance mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 238 %.
Suplemen kesehatan 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance – Untuk Penyembuhan Penyakit Autoimun, Sinus, Diabetes, Autisme, Asam Urat, Maag, Asma, Suplemen yang membuat tubuh kita Fit & Bugar.
Dengan Tri Factor Formula, kecerdasan yang semakin bijak, 4Life Transfer Factor Tri Formula bersama-sama kecerdasan dari 4Life Transfer Factor dan kepintaran dari ektraksi dari nano factor untuk mengatur, meningkatkan dan menyeimbangkan imun sistem, sesuai dangan tubuh kita.

Kandungan bahan 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance :
  • Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrum and egg yolk)
  • NanoFactor (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.)


info lebih lanjut dapat di lihat di www.jogja4life.blogspot.com ATAU call 0819-0422-0304 (Herlin Purbonegoro)